home

1.000 Sarjana Nganggur Dapat Modal Usaha

Program Dinas Koperasi dan UKM Sumsel.

PALEMBANG, KOMPAS.com — Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan akan memberdayakan seribu sarjana yang masih menganggur dengan memberikan bantuan modal usaha.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan Abdul Shobur di Palembang, Kamis (24/6/2010), menyatakan, program bantuan modal untuk para sarjana itu agar mereka bisa berusaha secara produktif dan tidak sampai menganggur.

Menurut dia, tujuan program itu agar para sarjana yang menganggur tersebut dapat berwirausaha untuk meningkatkan taraf hidup. "Mekanisme pemberian bantuan modal usaha itu dengan cara para sarjana tersebut mengajukan permohonan kepada Dinas Koperasi dan UKM," katanya.

Ia menyatakan, usulan permohonan atau proposal itu nantinya akan diproses dan selanjutnya diajukan kepada Kementerian Urusan Koperasi dan UKM. Diakui, sebenarnya pihak kementerian sudah meminta kepada Sumsel nama-nama sarjana yang mengajukan permohonan untuk dibantu. Namun, untuk itu pihaknya harus terlebih dahulu menyiapkan langkah-langkah, termasuk menyeleksi calon pemohon.

Besaran bantuan yang akan diberikan kepada sarjana itu beragam, disesuaikan dengan jenis usaha apa yang akan dikelola oleh mereka. "Besaran jumlahnya paling kecil Rp 1 juta sampai Rp 100 juta, jadi tidak sama sesuai dengan jenis usaha yang akan mereka jalani," katanya.

Shobur juga menyebutkan, di Sumsel terdapat 4.000 unit koperasi yang tersebar di kabupaten dan kota. Sebanyak 20 persen koperasi itu tidak aktif karena berbagai faktor, seperti tidak ada anggotanya dan tidak ada pengurusnya. Nanti, kata dia, akan dilihat permasalahan koperasi itu tidak aktif. Pihaknya akan berusaha mengaktifkan kembali koperasi tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar